Let’s respect west java culture

Standard

Photo1119

Let’s respect west java  culture- In 8th June 2015 we have to join workshop about writing Aksara sunda. It was held by BADAN PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN DAERAH, West Java Province. The Event take place at Jalan Soekarno Hatta No.629 Bandung. Participant of this event reach 200 people from many kinds education. We had studied with Mr. Edi Dolan, he usually caled EDO. It’s funny right, in javanese language DOLAN it means Playing. He was creator caligraphy, paint, and he loves many kinds of alphabet in the world.

First of all we have to learn about aksara sunda, it was really easy because every we have to meet aksara without vowel, it just dissapear with “pamaeh” sign. But it was different when we study about cacarakan sunda, if we meet aksara without vowel, it could be dissapear with “pasangan” . It was same with my study in Yogyakarta some years ago.

Photo1124

The partisipant very anthustiastic to join this event, it can be look from many question after this session. They are from many countries in west java and many kinds of proffesion. Start from Mr. Asep and Mrs.Uun, they are an old couple but they want to study about sundanese. Mr Asep same proffesion with Mr.Edo, they was art creator from java. Mr. Fahri from Sumedang, he was critical person as teacher in Junior High School. And many more.

Photo1117

 

Photo1106 Photo1107

Facilities of this workshop start from booksheet, pen, pencil, eraser, Lunch, Snack and certificate. So it was enjoyfull for us study with discussion with other participation, it could add our knowledge beside writing methode. In the next year West Java province have an idea to make writing “aksara sunda”, this plan get applause from participans in the end of even. Let’s Respect or “Ngamumule” west java  culture, to be a honest people with neat attitude.

Fabric Center In Cigondewa Bandung

Standard

Photo1130

Fabric Center In Cigondewa Bandung– Cigondewa become one of fabric center in South Bandung, West Java, Indonesia. There are many kinds fabric, usually comes from factory as reject product or people call it “BS” Below  standard. There 2 kinds of public transportation to go  jalan cigondewa, Ciwastra-Cijerah and Cipatik-Tegalega. You can find some buy method in cigondewa, it can buy based on length or based on weight. The price has many variation based on fabric. We can buy BS Blanket with 40.000 rupiah. Or 3,6$. If we want to buy some garment trash in pieces, it just 35.000 rupiah per kg or 3,1$, but if the fabric not in pieces, it can reach 80.000 per kg or 7,2$.

They sell the fabric in beam or just put it become fabric mountain, it’s really enjoy to shopp there. there are many products in cigondewa start from denim, polo, velboa, kaos rayon, curtain, Chiffon, Printing fabric, batik, Brookat, satin, Twill, spandek, knitting yarn, bordir yarn, ext.

Photo1129Photo1133 Photo1137 Photo1138 Photo1141 Photo1142 Photo1144 Photo1145  Photo1149 Photo1150 Photo1152 Photo1153 Photo1154 Photo1155 Photo1158 Photo1160

Photo1174 Photo1173

in the Morning I look for reject fabric for my fabric evaluation task, it call “Bare”, i tried to walk until the end of the street and it was excited, but little bit tired. Addisional information for new comers, cigondewa have a long street, so my advice you must bring your motorcycle if you don’t want to take a walk.

Cigondewa has been giving us fabric knowledge. Especcialy for textile student. Beauty is the end of fabric procces, if there are fault in process, we know that how high or low of fabric quality must be determinded. Output depend with our skill to plan from materials until become fabrics.

It just not a piece of fabric, but there are many kinds planning behind the process to understand. So it can make us the real textile engineers

Let’s Recycle Our Plastic Bottle

Standard

Let’s recycle our Plastic Bottle- In the world many kinds of trash around us. Start from Tissue, Food warp, palstic and etc. We have to talking about platic, it contains polypropylne. It cause very difficult to dispart. So we are as student must pay attention about the world future.

In this occational, i will to give an example about how to recycle plastic bottle became a beautiful pencil case and milk box become beauty cotton case. so Check this out

Photo1082

 

Prepare All Plastic Bottle that you have collected

 

Photo1083

 

Cut carefully head of bottle with knive

Photo1084

 

So you have many bottle with wanted size.

You can add many kinds of decoration from flower, broken accesoris, Shiny Plastic, other trash or fancy yarn.

Photo1085

you can also use your milk cleanser or face tonic Bottle

 

 

Photo1088

 

Shiny Paper

 

Photo1092

You can use for Spidol case with red Effect

Photo1086

Milk Box

Photo1087

Use decoratif paper to cover  milk box, so you have beauty cotton case

 

Photo1098

Paper plastic from coconut water

 

Photo1099

Unique back side

 

 

Photo1100

You can cover the transparant bottle with unique back side off drink water

 

 

Photo1101

 

Or put some half knitted yarn in the side of bottle

 

Photo1102

or put doll in the outside bottle

 

 

Photo1103

or put bottle cap in the outside with cylinder glue

 

 

Photo1104

 

These are our product, so make your art, good luck…

 

 

TELADAN DARI DUNIA ANIMALIA

Image

Manusia terus bersaing seiring dengan pertumbuhan ekonomi global. Bekerja keras mendapatkan materi tidak sekedar memenuhi kebutuhan hidupnya tetapi juga memnuhi hasrat keilmuan yang dimiliki. Di sisi lain dalam kehidupannya, manusia jarang memperhatikan makhluk hidup kecil yang hidup di sekitarnya karena kesibukan lain. Salah satunya, filum animalia yang ada di sekitar kita.

Manusia memiliki otak yang memiliki lebih dari 10.000 milyar sambungan antar sel yang setiap hari digunakan untuk berfikir menelusuri pengalaman, mengumpulkan data- data untuk membentuk ide baru. Tentu kodrat ini berbeda jauh dengan makhluk hidup lain. Tapi coba kita perhatikan sejenak lingkungan halaman rumah kita. Sekedar berjalan- jalan atau bahkan menyapu halaman. Makhluk hidup apa yang anda temukan di sana? Tentu jawabannya bervariasi, tergantung dengan kecermatan anda melihat ekosistem halaman rumah anda sendiri. Sekarang perhatikan bangunan rumah yang ada di depan mata anda. Arsitek yang membangun rumah anda, sebelumnya pasti berusaha keras membuat rencana- rencana rumit untuk menyusun konsep.

Arsitektur tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan manusia dalam perencanaan lansekap. Pernahkah anda melihat keindahan bangunan karya arsitek hebat dunia seperti atap stadion olimpiade Munich atau Bandar udara Jeddah. Bangunan ini terinspirasi dari sarang laba-laba. Berarti laba- laba pun punya konsep sendiri untuk membangun sarangnya meskipun ia bukan sarjana arsitek seperti manusia.

Nah ada beberapa hewan lain yang memiliki kemampuan arsitek yang hebat selain laba-laba, seperti berang- berang, rayap dan semut.

Berang- berang pernah diteliti oleh Jean Thie  tahun 2007. Bendungan yang dibangun berang- berang sepanjang lebih dari satu mil ternyata dibangun lebih dari 30 tahun yang dikerjakan oleh beberapa generasi berang- berang. Bendungan ini dapat dilihat dari luar angkasa.

 Rayap pernah diteliti oleh Alan Milis yang mengemukakan bahwa Rayap menggunakan cara bunuh diri untuk menyelamatkan koloninya. Penelitian ini hampir mirip dengan penelitian Diah Anisa Dwirini, siswi SMP N 7 Yogyakarta tahun 2005 yang meneliti tentang semut serta maju ke kompetisi karya tulis internasional. Perbedaannya hanya terletak pada situasi bunuh dirinya. Rayap bunuh diri saat bertarung melawan musuhnya sedangkan semut bunuh diri saat musim kawin. Uniknya kedua penelitian ini dirilis dengan perbedaan waktu 21 tahun. Dari hal tersebut dapat kita ketahui bahwa pengorbanan individu dalam koloni sungguh besar, bagaimana jika dibandingkan dengan sikap social manusia? Jawabannya ada dalam prinsip kita masing- masing.

Mari kita kembali membahas salah satu dari arsitek hebat dalam dunia animalia, filum artropoda, species laba- laba taman (Aurantia argiope). Dari struktur tubuhnya, laba- laba itu ada dua, yaitu laba- laba sejati dan tarantula. Yang biasanya kita lihat di halaman rumah adalah laba- laba sejati, sedangkan tarantula hidup di stepa atau gurun. Jika kita perhatikan pola tingkah laku laba- laba, maka kita akan menyadari betaba hebat caranya membuat sarang, seperti arsitek yang sedang membuat rencana rumit. Menurut penelitian Volarth, laba- laba menghasilkan benang- benang dengan berbagai macam sifat untuk fungsi yang sesuai, salah satunya adalah untuk membuat kepompong yang anti sobek, Benang spiral yang tidak terlalu elastik untuk dilalui laba- laba, benang untuk membuat bingkai jaring, benang lembut untuk membungkus telur dan mangsa. Secara kasat mata semua komponen jaring laba- laba sama. tapi ternyata setelah diteliti laba- laba punya kelenjar yang berbeda- beda untuk membentuk kehidupannya.

Selain mirip arsitek, laba- laba juga mirip ahli kimia, karena benang- benang kuat dan fleksibelnya itu mengandung asam- asam pelarut, terkadang mematikan bagi mangsanya. Laba- laba pun punya taktik jitu saat menyerang mangsanya.

Berdasarkan pengamatan yang pernah saya lakukan, laba- laba memiliki markah di sarangnya agar serangga atau hewan terbang lainnya tidak menabrak sarangnya. Ada dua jenis sarang, yaitu dua dimensi dan tiga dimensi. Dua kali saya memergoki laba- laba ini membuat sarang (dua dimensi) nya pada pagi hari. Awalnya membuat bingkai lalu jari- jari, yang terakhir ia merancang segibanyak berawal dari pusat sarang dengan perlahan- lahan tapi pasti. Di sisi lain saya juga menemukan sejumlah anak laba- laba di bawah daun tanaman Diffenbachia amoena, warnanya putih, belum menampakkan warna alami seperti induknya. Di ujung dari sarang itu terdapat kupu- kupu yang dibungkus benang halus. Induknya sengaja mengawetkan makanan (menjaga kesegaran makanan dalam waktu lama) untuk anaknya dengan cara membungkusnya dengna benang khusus. Induknya berada di radius ±3m di sarang yang terpisah dari anak- anaknya. Tiga hari kemudian anak laba- laba meninggalkan sarangnya dengan meninggalkan bekas benang – benang yang panjang berikatan dengan dahan pohon rambutan di sebelahnya.

Selanjutnya ada beberapa hal yang saya lakukan pada laba- laba itu. Saya berusaha mendesaknya untuk mengetahui reaksinya. Setelah saya merusak sarangnya keesokan harinya ia berpindah ke tempat lain untuk membuat sarang baru. Saat saya mendesaknya mengeluarkan benang- benangnya ia terjun bebas dengan mudah, tapi naik dengan susah payah. Saat laba- laba gagal mengaitkan benangnya ke benda lain untuk melarikan diri, ia memilih jalan keluar lain yaitu melarikan diri dengan kakinya.

Dari beberapa fakta diatas Laba- laba mendidik anak- anaknya menjadi mandiri sejak usia yang masih muda. Ini dibuktikan dengan posisi laba- laba besar dan anak- anaknya terpisah. Tapi laba- laba ini tetap mengawasi anaknya dari jauh, dibuktikan dengan ibu laba- laba yang bertengger di sarang yang berjarak satu meter dari anak- anaknya.

Laba- laba memberikan pelajaran dari caranya terjun ke bawah dan naik ke atas. Semua orang dapat dengan mudah menjadi orang yang gagal, karena terlalu lama berada di zona nyamannya, seperti laba- laba saat ia ingin meluncur ke bawah ia tidak perlu susah- susah mengeluarkan tenaganya. sedangkan orang sukses itu butuh perjuangan yang tidak sedikit, seperti laba- laba yang naik ke atas, dia mengerahkan tenaganya unutk menggulung jarring- jaringnya, sehingga gerakannya pun tidak secepat saat ia akan meluncur ke bawah.

Laba- laba memberi pelajaran saat dia gagal mengaitkan jarring- jaringnya ke seng, alhasil diapun terjatuh, tapi ia cepat- cepat merayap ke tempat yang lebih aman dengan kakinya. Maka jika kita gagal menggunakan suatu metode, kita harus cepat bangkit untuk mengganti metode, guna mencapai tujuan.

Saat saya merusak sarangnya, dia tidak membangun sarangnya di tempat itu lagi, melainkan di tempat lain. Jika kita pernah gagal, maka jangan buat diri kita tertekan dengan hal itu, jadikan hal itu sebagai pelajaran, lakukan tindakan perubahan. Karena dari situ kita tidak akan masuk lagi ke lubang yang sama.

Kebijakan Pemerintah mengenai Teori evolusi yang dimasukan dalam kurikulum sekolah sebaiknya perlu ditinjau ulang dengan memperhatikan beberapa fakta. Menurut teori Darwin setiap makhluk hidup selalu berperang untuk mempertahankan kehidupannya dan untuk berkembangbiak. Nah berdasarkan bukti di atas laba- laba memang mesin pembunuh bagi mushnya tapi pada saat yang sama ia menunjukkan kasih sayang pada keturunannya. Bukankah jika teori itu valid, menolong makhluk hidup lain akan mengurangi peluang hidupnya sendiri. Pola perilaku ini semestinya terhapus dengan berjalannya waktu. Tapi banyak fakta menunjukan bahwa makhluk hidup dapat melakukan pengorbanan diri.

Keteladanan tidak selamanya muncul dari orang hebat, cerdas bahakan peraih nobel. Kita bisa belajar dari hal- hal kecil di lingkungan kita. Seperti laba- laba yang multitalenta dalam bertahan hidup di alam. Segala kecerdasan laba- laba ini bukan suatu kebetulan, tapi ini merupakan penciptaan Tuhan semesta alam.

DAFTAR PUSTAKA

Majalah Bulanan Aku Tahu No.13 Th. II Juli 1984

Gunawan,Adi.2003.Born to be a genius. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

Yahya,Harun.2004.Pustaka Sains Islami.Bandung:Dzikra

Catatan Pengamatan Pribadi Penulis 23 Juli 2011

SELAMAT HARI MUSIK NASIONAL 2012

Standard

Selamat pagi para pembaca yang budiman. Seblumnya saya ingin mengucapkan selamat hari musik nasional yang tepat jatuh pada hari ini jum’at 9 Maret 2012. Kebetulan beberapa hari lagi saya ulang tahun. Sehingga saya ingin berbagi kebahagiaan sebelum hari tanggal tersebut.

Sekolah saya SMANSA 234 mengadakan ujian praktek seni musik yang berbeda dari sebelumnya. Mirip acara pentasseni karena kami kelas 3 membentuk panitia untuk mengadakan acara tersebut. Dana diambil dari siswa kelas 3. Walaupun space sekolah kami tidak begitu luas tapi tata ruang yang sederhana membuat kami yakin dengan evem ini. Peserta pagelaran kurang lebih ada 84 siswa. Kami panitia terdiri dari 20 orang. HARMONI PAGELARAN SMANSA 1. Ini adalah tema yang kami usung yang nantinya akan di tonton oleh seantero warga sekolah.berbagai macam persiapan sudah kami siapkan, mulai dari sounsystem, panggung, tenda, dan lain2.

Setiap kelas punya konsep masing2, seperti kelas ipa 1 membagi siswa seni musik menjadi 4 band. Latihan terakhir kami di SOBA studio. Start jam 12 sampai jam 5 dengan kloter band yang berbeda. kebetulan saya dari ipa 1 yang biasadisebut TWICE 1, memiliki band yang bernama “BEFORE SUNDAY” personilnya: saya Bilqisth Fitria, Annisa Fadhila, Rifqi Kusuma Probo Aryanto, Singgih Ismono Jati dan Afif Nur Hidayat.

Saya senang menjadi panitia dan bagian dari pagelaran ini. Saya berharap semua akan berjalan denagn lancar. Masihbanyak band yang lebih bagus dibanding band saya. Terus terang latihan kemarin masih ada harmoni yang belum rapi. Tapi kami akan berusaha semaksimal mungkin. Hari ini kami seangkatan akan gladi bersih dan rapat pra acara. Doakan kami yaa. Ini kado ulang tahun yang luar biasa bagi saya. Sekali lagi selamat hari musik nasional teman2.

Generasi ke generasi

Standard

Pada tahun 1923 partai NAZI memberontak kepada penguasa Bavaria dalam peristiwa yang disebut “Pemberotakan warung Bir” .Pemberontakan itu gagal, kemudian para pemimpin NAZI di jebloskan ke penjara. Di dalam penjara ia berteman dengan Ernert Rohm. Hukuman itu berlangsung salama 15 bulan. Segera setelah mereka keluar dari penjara, mereka bekerja sama membangun partai NAZI lagi dengan tujuan menguasai dunia. Selama program kerja nya berjalan, terjadi perebutan kekuasaan memaksa Hitler membunuh sahabatnya sendiri, Ernest Rohm.

Ini adalah sepotong kejahatan dari hitler di masa lalu. Cara apapun ia lakukan demi ambisinya menguasai Dunia. Ia juga melakukan eksodus serta pembunuhan secara besar- besaran terhadap orang Yahudi. Ia sangat benci kepada orang Yahudi. Pembunuhan itu dilakukan pada generasi ke lima. Konon orang genius akan memunculkan keturunan Genius juga pada generasi ke lima.

Dari keterangan di atas muncul pertanyaan di benak kita, generasi ke lima itu apa namanya? Berikut adalah urutan keturunan dalam bahasa Indonesia:

  1. Ego
  2. Anak
  3. Cucu
  4. Cicit
  5. Canggah
  6. Udeg- udeg
  7. Gantung Siwur

Semoga Bermanfaat J

Sumber: Ibu Riri (S2 UI linguistic prancis)

Srivanto,Fernando R.2008.Gang of NAZI seputar kisah para petinggi NAZI.Yogyakarta: Narasi.

Generasi kedua spiderman

Standard

Pembaca blog yang budiman, kemarin sepulang dari mencari bahan artikel untuk lomba, tiba- tiba di kamar saya ada cecak tergeletak lemas. Padahal populasi cecak di kamar saya sering membantu saya membasmi nyamuk secara alami.

Saya tertarik untuk mengamati sejenak hewan kecil ini. Cecak tembok adalah sejenis reptil yang termasuk suku cecak (Gekkonidae). Cicak berkembangbiak dengan ovovivipar, bertelur melahirkan, artinya anak cicak dibungkus dengan sel telur.  Ciri- cirri yang terlihat adalah jari- jarinya ada 5, tapi justru yang kelima ini ukurannya kecil sekali, nyaris mirip dengan orang terkena polidaktil. Setelah saya perbesar dengan lup ternyata permukaan kulit bagian bawah tubuh cecak ini mirip motif sarung bantal yang pernah saya lihat. Disetiap jarinya terdapat ujung- ujung lancip seperti kuku. Apabila anda menyentuhnya sama sekali tidak merasakan sakit.

Warna yang menonjol pada tubuh cecak bagian bawah adalah kuning, sedangkan bagian jarinya berwarna abu- abu dengan motif mirip pertulangan daun, karena fungsinya untuk merekatkan diri di dinding.

Bagian ekornya tidak kalah menarik, ternyata cecak juga punya bulu di bagian pinggiran ekor. Nah kalu sedang lemas begini konsep autotomi tidak berlaku. Cecak ini belum mati karena masih bergerak.

Kemampuan cecak untuk menempel di tembok dan melompat ini lumrah kalau kita sebut generasi spiderman kedua.