Generasi kedua spiderman

Standard

Pembaca blog yang budiman, kemarin sepulang dari mencari bahan artikel untuk lomba, tiba- tiba di kamar saya ada cecak tergeletak lemas. Padahal populasi cecak di kamar saya sering membantu saya membasmi nyamuk secara alami.

Saya tertarik untuk mengamati sejenak hewan kecil ini. Cecak tembok adalah sejenis reptil yang termasuk suku cecak (Gekkonidae). Cicak berkembangbiak dengan ovovivipar, bertelur melahirkan, artinya anak cicak dibungkus dengan sel telur.  Ciri- cirri yang terlihat adalah jari- jarinya ada 5, tapi justru yang kelima ini ukurannya kecil sekali, nyaris mirip dengan orang terkena polidaktil. Setelah saya perbesar dengan lup ternyata permukaan kulit bagian bawah tubuh cecak ini mirip motif sarung bantal yang pernah saya lihat. Disetiap jarinya terdapat ujung- ujung lancip seperti kuku. Apabila anda menyentuhnya sama sekali tidak merasakan sakit.

Warna yang menonjol pada tubuh cecak bagian bawah adalah kuning, sedangkan bagian jarinya berwarna abu- abu dengan motif mirip pertulangan daun, karena fungsinya untuk merekatkan diri di dinding.

Bagian ekornya tidak kalah menarik, ternyata cecak juga punya bulu di bagian pinggiran ekor. Nah kalu sedang lemas begini konsep autotomi tidak berlaku. Cecak ini belum mati karena masih bergerak.

Kemampuan cecak untuk menempel di tembok dan melompat ini lumrah kalau kita sebut generasi spiderman kedua.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s